Sep/090
Selamat Idul Fitri 1430 H
Sugeng Kurniawan, dan keluarga mengucapkan:
Selamat Idul Fitri - 1 Syawal 1430 H
Taqobalallahu Minna Wa Minkum..., siyamana wa siyamakum...
(taqabbalallaahu ya kariim)
Minal ‘aidin wal faizin
Semoga Allah menerima amalan saya dan anda, puasa saya dan anda.
Semoga termasuk orang-orang yang kembali (menang).

Asalukal afwan zahiran wa bathinan ...
Mohon maaf lahir dan batin ...
Aug/090
Marhaban yaa Ramadhan 1430H
Surabaya
Yaa ayyuhalladzi na'amanu qutiba 'alaikumussyiam kama qutiba 'alalladzi naminqablikum la'allakum tattaqun.
---
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertaqwa".
(QS. Al Baqarah: 183)
Ya Allah … karuniakanlah kepada kami (kemampuan) untuk berpuasa dan sholat malam di bulan itu, anugrahkanlah kepada kami kesungguhan, keseriusan dan keaktifan, serta lindunglah kami dari berbagai fitnah di bulan itu Aamiin..
Selanjutnya jadwal imsyakiyah 1430H bisa dilihat disini :
http://microsite.detik.com/imsakiyah1430/
Feb/090
Antara Ilmu dan Harta
Dari menengarkan ceramah halaqoh ustad Dr. Usman tadi pagi, beberapa poin penting selain materi dari buku takatul hizbiyah (pembentukan partai), adalah diskusi mengenai "qolb", karena pada buku tersebut membahas bagaimana mengubah perasaan dan pemikiran.
Lalu juga sedikit mengenai ikhlas, harta dan ilmu. Menurut penuturan beliau sekarang ini banyak orang mengejar harta (giat bekerja siang malam), tapi kadang lupa mencari ilmu. padahal dalam Islam menurut beliau adalah bahwa harta (rejeki dalam arti sempit) itu adalah tanggungan Allah (qodar), sedangkan ilmu adalah termasuk dalam mukhoyar manusia. Sehingga seharusnya manusia harus mencari ilmu dan terus belajar, dan harta akan mengikutinya.
Walaupun begitu kita juga harus bekerja, karena Rasulallah juga berdagang, para khalifah terdahulu juga berdagang disela2 kesibukannya memimpin umat Islam, karena jadi khalifah kan dulu gak dibayar. Jadi jangan sampai mencari rezeki lupa terhadap kewajiban yang lain... OK !
baca juga:
http://mediabilhikmah.multiply.com/journal/item/90
http://uwinarno.wordpress.com/2008/11/16/hukum-kekekalan-rejeki/
Jan/093
Perang Gaza Menewaskan 256 dan Ciderai 1327 di pihak Israel
Bila kita nonton TV di Indonesia, mungkin berita-berita menyatakan bahwa jumlah pasukan Israel hanya 10 yang tewas selama perang 22 hari di Gaza, tapi menurut Radio Melayu Suara Republik Islam Iran (IRIB, http://indonesian.irib.ir) dan Televisi Al-Alam mengutip pengumuman yang dikeluarkan berbagai kelompok pejuang Palestina. Dilaporkan, dari 256 korban pada pihak Rezim Zionis Israel, 203 berasal dari tentara dan 53 lainnya adalah warga sipil, sementara itu korban cidera mencapai 1327 selama perang 22 hari itu. Korban tewas Zionis tersebut diakibatkan terjangan roket pejuang Palestina atau karena kontak senjata. Berdasarkan laporan ini, kelompok pejuang Palestina juga berhasil mengoperasikan 191 ranjau selama perang berlangsung.
Terkait berita tersebut, Wartawan Koran dan Pakar Militer, Avi Vaksman dalam artikelnya yang dimuat Koran Maariv menulis, media Israel sama sekali tidak menyinggung jumlah korban tewas dan luka di pihaknya guna menjaga mental militer Zionis Israel. Vaksman menambahkan, Perdana Menteri Rezim Zionis Israel, Ehud Olmert hanya mengkonfirmasikan tewasnya 10 tentara Zionis Israel meski jumlah mereka lebih dari 100 orang (sama yang dikatakan berita TV di Indonesia). Situs Zionis Israel, Debka milik Dinas Intelijen Zionis Israel kendati menyatakan tingginya tingkat kerugian yang diderita militer Zionis Israel dalam serangan ke Gaza, namun mereka hanya menyebutkan lebih dari 40 militer Zionis menderita cacat permanen akibat diterjang mortir pejuang Palestina.
Dari kantor berita ANTARA (Indonesia) sendiri juga ada berita mengenai dijebaknya pasukan khusus Zionis Israel di Kota Gaza, pemukiman Tel-Hawa, menewaskan beberapa tentara Zionis Israel. Sedangkan di pemukiman Zeitun Kota Gaza, pejuang palestina dilaporkan menumbangkan dua tank Zionis Israel dengan roket-roket peluncur granat (RPG).
Mana yang benar? berita dari pejuang palestina atau berita dari pemerintahan Zionis Israel?
Yang jelas Zionis Israel telah melanggar kode etik perang, dengan menggunakan Bom Cluster yang mengandung bahan kimia yang sangat berbahaya kewilayah penduduk sipil Palestina.... dokter, ilmuan, pengamat, rekaman video, wartawan banyak yang membenarkan mengenai hal ini.
Referensi :
URL = http://indonesian.irib.ir/index.php?option=com_content&task=view&id=8304
http://www.antara.co.id/arc/2009/1/13/pasukan-khusus-israel-dijebak-pejuang-palestina/
Nov/082
Informasi Idul Adha 1429H
Saya baca SMS pagi ini, isinya ...
Info dari HARAMAIN SYARIFAH : Dzulqa'dah digenapkan 30 hari, sehingga :
1 Dzulhijjah jatuh pada Sabtu, 29 Nopember 2008.
Wukuf di Arafah, 9 Dzulhijjah jatuh pada Ahad, 7 Desember 2008.
Idul Adha, 10 Dzulhijjah jatuh pada Senin, 8 Desember 2008.
Terima kasih...
Nov/083
Trio Bom Bali : Amrozi, Ali Ghufron, dan Imam Samudera Telah di Eksekusi
Innalillahi wa Inna Ilahi Rajiun
Trio Bom Bali : Amrozi, Ali Ghufron, dan Imam Samudera Telah di Eksekusi. Begitulah kabar yang disampaikan berbagai media pagi hari ini. Ketiganya dikabarkan di eksekusi di Lapangan Nirbaya, Nusa Kambangan, pada pukul 00.15 WIB (dini hari), Minggu 9 Nopember 2008. Ketiganya dieksekusi dengan cara di tembak.
Semoga amalan ibadah beliau diterima dan dosa-dosanya diampuni oleh-Nya. Semoga wafatnya menjadi pelajaran dan nasihat bagi umat manusia yang masih hidup untuk beribadah dengan sungguh-sungguh, menjauhi semua laranganNya, bahwa kita semua juga pasti akan mati.
Yang perlu dipertanyakan dari kasus ini adalah cara-cara pemerintah memberlakukan Amrozi cs dengan tidak baik, ditutupi. Seperti kuasa hukum tidak boleh melihat proses eksekusi, pengecutnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang tidak menjawab surat Ibunda Imam Samudra (Umi Embay Badriah) Ibunda Amrozi dan Mukhlas (Ali Gufron), dan insiden-insiden lain yang membuat masyarakat bertanya-tanya seakan-akan kasus ini sebelumnya belum tuntas. Seperti ancaman Kejaksaan yaitu "Bila keluarga tidak mau mengikuti langkah kejaksaan, maka kejaksaan akan menguburkan mayat ketiga terpidana mati bom Bali itu tanpa disaksikan keluarga". Karena Amrozi harus sudah dihabisi sebelum hari Minggu habis, lalu siapa yang memberi deadline ini?
Sehingga ditakutkan proses hukum yang ada banyak menyalahi aturan dan tidak tuntas, yang tidak berkeadilan ini menjadi pemicu aksi balas dendam yang lebih dahsyat dan banyak. Siapa tahu, karena keluarga Amrozi selama ini terpaksa mengalah untuk mengikuti langkah-langkah kejaksaan dengan ancaman. Padahal seharusnya kasus seperti ini harus jelas dan terang, sehingga bisa diterima akal sehat manusia, tidak bertele-tele, berkeadilan, tanpa paksaan, transparan, diterima oleh semua pihak. Hal ini bisa tercapai bila aturan hukum yang digunakan jelas, dan dilaksanakan dengan adil.
Tulisan ini bukan berarti bahwa saya pro terhadap gerakan Amrozi cs, dan jelas juga tidak kepada pemerintah, tetapi bila kekerasan dibalas dengan ketidakadilan maka semua itu sama saja dengan bohong. Itulah kenapa yang dulu tidak suka dengan Amrozi cs, sekarang lebih banyak simpati kepadanya. Banyak yang menyambut kedatangan jenasahnya bagaikan menyambut pahlawan dan syuhada', dan saya tidak heran...
Apr/080
Selamat April Mop, BANGSAT!!!…. dan FITNA THE MOVIE
Hari DIBUNUHNYA nya ribuan Muslim Spanyol dengan cara di tipu….
Hari itu, sampai sekarang masih dikenang, dengan cara penipuan dan kebohongan. Dibungkus dengan hiburan, iseng, jail, dan sebagainya…
Hari dimana kita boleh menipu teman, sahabat, keluarga, …
Selamat merayakan April MOP,
Selamat menipu kami,
Selamat menonton FITNA THE MOVIE,
Selamat wahai para BANGSAT !!!
Mar/080
84 tahun Islam tanpa Khilafah
Harus berapa lama lagi kita menderita? Menjadi kelinci percobaan berbagai senjata mutakhir, dari Bom Fosfor, Bom Napalm hingga Depleted Uranium, menjadi target genosida, menjadi mainan para serdadu kuffar? Harus berapa banyak lagi saudara kita disiksa, dan saudari kita diperkosa? Harus berapa lama lagi kita hidup di bawah sistem yang tidak kita inginkan? Harus berapa lama lagi kita hidup tanpa satu insitusi yang melindungi harta, jiwa, darah dan Ideologi kita? Harus berapa lama kita hanya bagai buih di lautan yang tidak memiliki kekuatan? Harus berapa lama lagi kita jadi pecundang?


